
Sidoarjo – Semangat membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan cinta tanah air mewarnai pelaksanaan apel pagi di MIN 2 Sidoarjo. Kegiatan yang berlangsung di dua lokasi, yakni Gedung Utara dan Gedung Selatan, ini menjadi momentum untuk menanamkan nilai kedisiplinan, semangat belajar, serta kesadaran siswa dalam menghadapi tantangan zaman.
Apel pagi di Gedung Utara dipimpin oleh Bapak Sudarmaji, S.Ag., M.Pd., sedangkan di Gedung Selatan dibina oleh Ibu Nur Khasanah, S.Pd. Keduanya menyampaikan pesan penting tentang makna menjadi siswa yang sanggup berperang, bukan dengan mengangkat senjata, melainkan dengan melawan kebodohan melalui ilmu pengetahuan dan kemampuan berpikir kritis.
Dalam amanatnya, siswa diajak memahami bahwa tantangan di era digital menuntut mereka untuk terus belajar, meningkatkan literasi digital, serta mampu memilah informasi secara bijak. Rajin belajar dan gemar membaca menjadi bekal utama agar siswa mampu berkarya, mengembangkan potensi diri, dan tidak tertinggal dari bangsa lain.
Selain menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, para siswa juga diingatkan untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap produk dalam negeri. Sikap saling menghargai perbedaan budaya, suku, dan tradisi juga menjadi bagian penting dalam menjaga persatuan bangsa Indonesia yang kaya akan keberagaman.
Pesan tersebut menegaskan bahwa generasi hebat bukan hanya generasi yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, rasa cinta tanah air, serta kepedulian terhadap sesama.
Melalui kegiatan apel pagi ini, MIN 2 Sidoarjo terus berupaya menanamkan nilai-nilai positif kepada peserta didik agar tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Belajar adalah senjata, ilmu adalah kekuatan, dan persatuan adalah fondasi untuk membangun bangsa yang lebih maju.

